Rabu, 02 April 2014

Kisah Kakek Tua

Posting berikut adalah sebuah cerita motivasi yang MANTRA UANG JUTAAN RUPIAH dapatkan dari seorang Leader Wahyu Purnomo yang merintis usahanya mulai dari minus hingga mampu berdiri tegak dan mengalahkan banyak orang yang mendapatkan banyak kemudahan dari TUHAN. Dan kini tela memiliki pasive income yang LUAR BIASA. Beliau pernah sharing dengan MANTRA UANG JUTAAN RUPIAH dan menceritakan kisah berikut ini :

KISAH KAKEK TUA

Di sebuah desa dekat lereng gunung ada seorang kakek tua yang sangat taat dan yakin kepada Tuhannya. Suatu hari ada sebuah pengumuman di desa tersebut, bahwa desa tersebut akan mengalami banjir bandang yang diperkirakan akan melahap seluruh desa. 

Tidak berapa lama, banjir mulai memasuki desa setinggi lutut. Para penduduk desa semua bergegas mengungsi dan segera mengevakuasi barang-barang mereka. Ada seorang tetangga mengajak sang kakek tua untuk mengungsi. 
Tetangga : Ayo Kek, kita mengungsi. Desa ini akan terkena banjir bandang
Kakek : Tidak usah. Aku yakin dengan Tuhan, bahwa Dia akan menolongku dari banjir ini. 

Maka sang tetangga itu pun meninggalkan si kakek tua. Kemudian banjir terus meninggi. Di saat air telah mencapai dada orang dewasa, datanglah tim SAR untuk mengevakuasi orang-orang yang belum mengungsi dengan membawa perahu karet. Tim SAR itu mendatangi si kakek tua dan mengajaknya untuk mengungsi, tapi si kakek menjawab.
Kakek : Aku tidak mau mengungsi. Aku yakin Tuhan akan menolongku.
Walau pun tim SAR membujuk dengan berbagai cara, tetap saja si kakek tua pada pendiriannya. Maka tim SAR pun berlalu dan mencari orang lain lagi.

Banjir semakin meninggi hingga setinggi dagu dan tinggal si kakek tua yang tidak mau mengungsi. Kemudian si kakek tua pun dihampiri sebuah helikopter dari TNI AD untuk diajak mengungsi. Tapi jawabannya selalu sama.
Kakek : aku tidak mau mengungsi, karena aku yakin Tuhan akan menolongku.
Dan si kakek tua pun ditinggalkan.

Hingga akhirnya banjir bandang pun melahap seluruh desa dan kakek tua itu pun meninggal di kejadian itu. Singkat cerita di akhirat si kakek tua protes kepada Tuhan.
Kakek : Tuhan, kenapa aku tidak Engkau selamatkan dari peristiwa banjir bandang tersebut?
TUHAN : AKU SUDAH MENGIRIMKAN PERTOLONGANKU PADAMU. YANG PERTAMA, AKU KIRIMKAN TETANGGA UNTUK MENGAJAKMU MENGUNGSI, TAPI KAMU MENOLAKNYA. YANG KEDUA AKU KIRIMKAN TIM SAR DENGAN PERAHU KARET, TAPI KAMU MENOLAKNYA. YANG KETIGA AKU KIRIMKAN TNI AD DENGAN HELIKOPTERNYA, TAPI KAMU TETAP MENOLAKNYA. APAKAH AKU TIDAK MEMBERIKAN KESEMPATAN KEPADAMU BERKALI-KALI UNTUK MENYELAMATKAN DIRI?

Mendengar jawaban dari Tuhan tersebut, si kakek tua menyesal telah melewatkan banyak kesempatan bahkan di kesempatannya yang terakhir.

Hikmah dari cerita ini adalah, Tuhan selalu memberikan banyak kemungkinan untuk kita memperbaiki diri. Tapi terkadang kita merasa kesempatan itu masih kurang baik untuk kita jalani. Padahal Tuhan lebih mengerti apa yang terbaik untuk diri kita. Maka pesan sosialnya adalah, SAAT KITA MENDENGAR HAL BAIK, MAKA SEGERA LAKUKAN. BUKAN MENUNGGU, TAPI TINDAKAN YANG MEMBUAHKAN HASIL.

Demikian postingan dari MANTRA UANG JUTAAN RUPIAH yang bukan bermaksud menggurui karena hanya ingin sekedar sharing. Dan terima kjasih atas kunjungan Anda.

Artikel yang mungkin ingin Anda Baca :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan tinggalkan komentar Anda untuk kami kunjungi balik, dan terima kasih.